Review Ghost of Tsushima: Tebasan Pedang Samurai Penuh Darah

PC Game
Review Ghost of Tsushima: Tebasan Pedang Samurai Penuh Darah

Review Ghost of Tsushima: Tebasan Pedang Samurai Penuh Darah
Ghost of Tsushima adalah sebuah bukti bahwa kemampuan PS4 bisa di-push di masa di mana generasi selanjutnya, PlayStation 5, sudah dimulai. Game ini akan membawa kamu ke dunia samurai yang gelap, namun tetap indah. Banyak gamers yang penasaran ketika trailernya ditayangkan di Paris Games Week beberapa tahun lalu. Game ini nampak seperti Assassins Creed dengan tema Jepang. Meski seperti itu, game terbaru PS4 ini menawarkan pengalaman gameplay baru yang cukup fresh.

Selain itu, yang uniknya lagi, ketika kita melihat judul dan tema yang diusung, bagi yang belum tahu, Ghost of Tsushima bukanlah game yang dikembangkan oleh developer game Jepang. Game dengan tema samurai ini dikembangkan oleh sebuah studio bernama Sucker Punch Production yang berbasis di Washington DC, Amerika Serikat.
Studio ini sudah menghasilkan game-game keren seperti Sly Cooper dan Infamous.

Sepertinya kini sudah nggak ada lagi batasan bagi para developer game untuk membuat game yang mengambil tema yang jauh dari kulturnya. Kemarin Kojima membuat game dengan karakter yang barat banget, dalam Death Stranding-nya, kini giliran developer Amerika Serikat membuat game dengan tema yang ke-Jepangannya sangat kental. Bagi kalian yang belum mencoba memainkan game ini dan ingin membaca cuplikan resensi Ghost of Tsushima, kali ini kami akan membahasnya. Tapi sebelum membaca kami akan memberikan sedikit disclaimer bahwa kami akan memberikan sedikit spoiler.

-Plot Cerita Ghost of Tsushima

Game yang dibuat oleh sebuah studio yang telah membuat beberapa game seperti Infamous dan Sly Cooper ini mengambil latar belakang Jepang di abad ke-13. Di kala itu, kerajaan Mongol yang dipimpin oleh Jenderal Khotun Khan menginvasi wilayah Timur secara masif.
Untuk melawan invasi tersebut, Jin Sakai bergabung dengan samurai lokal di sebuah pulau yang dipimpin oleh pamannya, Lord Shimura. Namun, peperangan tersebut berakhir dengan mengenaskan.
Pasukan Mongol berhasil membunuh semua prajurit samurai dan menangkap Lord Shimura. Jin pun terluka dan sekarat. Untungnya, Jin ditemukan dan dirawat oleh seorang pencuri bernama Yuna yang menginformasikannya bahwa Tsushima sudah jatuh ke tangan Mongol.
Setelah pulih, Jin akhirnya memiliki tujuan baru yakni menyelamatkan Lord Shimura yang mana adalah pamannya yang ditawarn oleh Khotun Khan di sebuah kastil.

-Gameplay dan Grafis yang Sangat Apik

Ghost of Tsushima adalah sebuah game yang patut mendapatkan banyak pujian, dan Sucker Punch selaku developer patut diapresiasi kerja keras mereka dalam membuat game satu ini. Mereka sukses menyajikan grafis yang sangat indah dan juga detail yang sangat realistis. Kalian akan melihat betapa cantiknya refleksi bayangan yang terpantul di air. Selain itu, Jin akan dikelilingi oleh pohon-pohon yang melambai dan sangat realistis. Meski pun mengambil latar belakang sejarah, cerita Ghost of Tsushima merupakan rekaan dan khayalan. Sucker Punch juga sukses mendramatisasi setiap scene yang ada di dalam game ini. Gameplay dan audionya juga nggak luput dirancang dengan begitu indahnya. Voice actingnya bisa kalian pilih sesuai dengan yang kalian inginkan, ingin berbahasa Inggris atau Jepang.

Namun, meski terlihat bagus, ada sedikit kekurangan ketika kalian memilih voice acting dengan bahasa Inggris. Beberapa gerakan bibir akan terlihat nggak sinkron dengan voice actingnya.
Voice acting yang nggak sinkron tersebut masih bisa ditutupi dengan cerita dan gerak yang alami. Gameplaynya pun patut diacungi jempol. Game PS4 satu ini menawarkan gameplay perpaduan Assassins Creed dengan Nioh. Kalian akan melihat pertumpahan darah dengan sering. Maka dari itu, game ini nggak cocok untuk gamers yang belum dewasa.

-Kesimpulan

Dalam game ini kalian akan mengalahkan musuh dengan dua cara, dengan memindik-mindik, atau dengan brutal. Jin akan dipertemukan dengan banyak musuh yang menghalangi misinya. AI di game ini juga sangat bagus. Tingkat kesulitan yang pas membuat game ini sangat seru untuk dimainkan. Yang lebih serunya lagi, Ghost of Tsushima menawarkan elemen RPG yang memungkinkan kalian untuk upgrade karakter. Sang karakter utama bisa ditingkatkan kemampuan menghindar, serangan, dan juga memindik-mindik.

Ghost of Tsushima adalah game yang menjadi pengisi waktu paling tepat terlebih di masa pandemi seperti ini. Game ini menawarkan gameplay seru yang dibalut dengan grafis yang sangat indah. Bisa dibilang Ghost of Tsushima adalah game terbaik yang dirancang oleh Sucker Punch tanpa harus menyingkirkan kedua game lainnya yang juga sama-sama bagus.
Namun game ini nggak begitu cocok untuk kamu yang ingin sebuah game dengan tingkat kesulitan seperti seri Souls dan elemen RPG yang lebih kental.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *